Promo menarik pada undian Data SGP 2020 – 2021.

Jakarta, Selular. ID – Bluebird perusahaan terkuak di bidang transportasi pengikut dan jasa pengangkutan darat saat ini menang sedang berupaya bertransformasi kearah digital.

Sepak terjangnya cukup masif, sekitar asal bulan lalu mereka mengeluarkan versi terbaru dari penerapan pemesanan untuk perkuat layanannya, yakni MyBlueBird 5. Melalaikan platform itu hadir sebesar fitur anyar untuk menyerahkan pengalaman yang lebih gampang, menyenangkan, dan aman untuk pengguna.

Bahkan komitmen besar Bluebird untuk bertrasformasi digital semakin khusyuk , bersandarkan laporan Bluebird saat tersebut memang mengungkap telah menyiapkan beragam strategi khusus buat menarik minat konsumen pada 2021, dengan menyiapkan biaya modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp500 miliar, untuk perkuat bidang IT seperti artificial intelligence (AI).

Baca serupa:   Fitur Lebih Lengkap, Bluebird Luncurkan Aplikasi Pemesanan Baru

Kelakuan sigap Bluebird untuk menjadi sukses di era gres ini tentu tidak gampang, tapi keyakinan untuk bertrasformasi sangat kuat ditambah secara tim pekerja yang berkuasa dibidangnya.

Lalu batasan gander pun sudah ditangalkan Bluebird, setidaknya peristiwa ini terlihat pada wujud Bintarti A. Yulianto, demi Vice President Teknik Bluebird, yang bertugas dibalik kesiapan puluhan ribu armada Bluebird.

Bintarti yang merupakan jebolan Teknik Nuklir Universitas Gadjah Mada tersebut berpandangan jika saat ini seluruh aspek kehidupan, termasuk bisnis dan industri telah mengalami perubahan yang sangat cepat, sehingga bagi mereka yang tidak melakukan transformasi akan menjadi dinosaurus serta tidak relevan.

Sehingga tantangan tantangan utama ke aliran bagi Bintarti adalah perubahan-perubahan yang bersifat quantum leap , “kita tidak bisa hanya menyiapkan diri terhadap perubahan-perubahan linier yang biasa, namun harus siap membuat lompatan supaya mampu bertahan, ” tuturnya.

Baca juga:   Taksi Bluebird Sediakan QRIS, Bisa Bayar Pakai GoPay

Kaya misalnya industri transportasi pantas fokus terhadap kesiapan mobil listrik, namun mungkin di sepuluh tahun ke pendahuluan, tidak menutup kemungkinan bakal hadirnya teknologi mobil yang baru, yang menjadikan barang apa yang kita siapkan era ini menjadi obselete .

“Oleh karena itu, kita harus tetap bergerak maju dan tanpa henti buat terus menghadirkan inovasi-inovasi yang sesuai dengan kebutuhan dan permintaan pasar maupun konsumen, ” lanjut Bintarti.

Dengan posisinya era ini, Bintarti membawahi beribu-ribu karyawan di Divisi Perawatan Bluebird serta memegang tanggung jawab penuh terhadap kesiapan bala dari Bluebird Group di melayani masyarakat.

Kesiapan armada mulai dibanding pengecatan sesuai identitas kongsi, pemasangan atribut, hingga bentuk service/maintenance merupakan tanggung pikiran dari Bintarti guna menyungguhkan kenyamanan dan keamanan para pelanggan setia dari bercak penjemputan hingga titik pengantaran.

Bintarti berkisah awal dari perjalanan kariernya Bluebird, termasuk latar dapur pendidikannya. Waktu itu kala memilih jalur pendidikan, teknologi nuklir menjadi ilmu dengan menarik perhatiannya, karena dianggap memiliki potensi manfaat yang sangat banyak bagi kesejahteraan masyarakat.

Baca juga:   Gojek Kulak Saham Bluebird

“Itulah mengapa saat tersebut ia memutuskan untuk menjemput studi jurusan Teknik Nuklir di Universitas Gadjah Mada. Namun, karena kebijaksanaan negeri saat itu untuk menunda pembangunan Pusat Listrik Gaya Nuklir (PLTN) sebagai penggunaan nuklir untuk kesejahteraan umum, mendorong saya untuk memeriksa tantangan baru. Kebetulan, saat itu Bluebird sedang mengaduk-aduk tenaga-tenaga baru karena pengembangan usaha yang dilakukannya, ” ceritanya.

Secara latar belakang pendidikan dalam bidang teknik, Bintarti memperoleh tugas berkaitan dengan bagian teknik pula, dan harus menangani perawatan armada taksi dan kendaraan Bluebird Group yang puluhan ribu jumlahnya. Dan tak dipungkiri masa bekerja sering kali kudu berhadapakn dengan puluhan seperseribu dan ribuan kolega dengan semuanya pria, dan kemudian harus dikelola di mana ia merupakan komandannya.

Bintarti berpandangan satu diantara kunci keunggulan perawatan organ Bluebird adalah karena mengabulkan program preventive maintenance. Perawatan yang sifatnya mengidentifikasi jalan kerusakan/masalah yang akan timbul. “Sehingga semua kendaraan mempunyai jadwal perawatan sebelum menghadapi permasalahan, ” ungkap Bintarti.

Baca serupa:   Mobil Tesla Alami Kecelakaan, Sistem Autopilot Kembali Dipertanyakan  

Dan inilah sebetulnya dengan menggambarkan kehebatan  Bintarti, dengan jalan apa ia sebagai sosok wanita mampu mengordinasikan pengelolaan pembelaan puluhan ribu kendaraan dengan terjadwal, yang  sangat menggunakan kedisiplinan, sistem yang handal, dan tentu saja karakter kepemimpinan yang kuat dalam lingkungan kerja yang tambahan semuanya pria.

“Saya merasa enjoy sekadar bekerja dengan rekan-rekan teknik yang seluruhnya pria, karena dari saat kuliah pula, teman saya kebanyakan selalu pria. Dan sebetulnya, masalahnya bukan terletak pada perempuan atau pria, dalam negeri kerja ataupun dalam kesibukan yang lain, kunci pati adalah perlunya kita memiliki mindset yang sama. Apabila (telah) ada kesamaan pengetahuan, etos kerja, saling mengalami the do’s and the don’ts rekan laki atau wanita pada dasarnya sama, ” jelas Bintarti.

Bahkan, dalam beberapa situasi, Bintarti justru merasakan bagian positif dapat menyampaikan objek hal atau pemikiran secara lebih direct, straight to the point, terbuka pada rekan kerja pria dengan sangat mendukung dan sesuai budaya dan tuntutan kegiatan yang ada.

Baca juga:   Grab Targetkan 26. 000 Instrumen Listrik Hingga 2025

Pesan Bintarti dalam hari kartini ini ialah sudah saatnya harus mengkedepankan   sikap mandiri & terus tangguh menjadi faktor kunci di dalam sikap emansipasi perempuan.

“Tidak ada perbedaan jarang laki-laki dan perempuan dalam berbakti terhadap negara & memberikan manfaat kepada massa luas. Kepada setiap rani Indonesia, teruskan perjuangan pada menciptakan karya bagi suku dan bangsa. Semangat! ” tutupnya.