Bonus harian di Keluaran SDY 2020 – 2021.

Jakarta, Selular. ID – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akan fokus membangun jaringan 4G di seluruh Indonesia pada 2021. Menurut Dirjen Penyelenggara Pos dan Informatika Kementerian Kominfo, Ahmad M Ramli, cakupan layanan seluler menjelma pilar yang penting yang diutamakan dalam roadmap percepatan transformasi digital yang dibuat oleh Kementerian Kominfo.

“Coverage layanan seluler ini memang terdiri dari 3 yang dilapangan ada 2G, 3G, 4G, yang kita akan kejar dan kita akan push langsung mulai tahun 2021 ini, bulan depan dan seterusnya itu ialah layanan 4G. Karena dengan servis 4G ini maka kita bisa berselancar di internet, kita mampu menggunakan layanan-layanan di internet, ” ujar Ramli dalam acara Selular Digital Telco Outlook.

baca juga:   Pemerintah Himbau PEMDA Jernih Melihat Peluang Pada Industri Telko  

Namun, masuknya 4G tidak langsung Kementerian Kominfo mematikan 2G, sebab menurut Ramli masih banyak peralatan yang menggunakan 2G, termasuk mesin-mesin pembayaran. “Dengan demikian kita bakal hybrid terus, jadi 4G mungkin ada, tetapi 2G nya langgeng kita perhatikan, ” lanjutnya.

Kemudian Ramli menjelaskan sejak 83. 218 desa di Nusantara, sebanyak 70. 670 desa telah terjangkau internet 4G, sehingga mau ada daerah blankspot internet kira-kira 12. 548 desa.

Blankspot internet yang dimaksud ialah mobile internet. Sebab, Ramli mengungkapkan akan ada program akses internet yang tidak mobile, misalnya dengan fixed broadband, akses internet ke rumah-rumah.

Dari 12. 548 desa yang belum bisa mengakses 4G, sebanyak 9. 113 desa di antaranya berada di daerah tertinggal, terluar, dan terdepan atau 3T, sementara 3. 435 desa lainnya berada di wilayah non-3T.

Baca pula:   Menakar Tantangan Perluasan Jaringan Internet Indonesia  

“Kalau yang 3T ini pemerintah akan mengambil langkah dengan USO, Universal Service Obligation, plus APBN, dan juga non-3T ini kita justru mendorong operator untuk memfasilitasi karena ini adalah daerah-daerah menguntungkan, ” ujar Ramli.

Menurut Ramli, jika 9. 113 desa di 3T bisa terfasilitasi akses internet 4G dengan baik, maka diharapkan daerah-daerah sekitarnya pula akan memperoleh dampak yang elok.

“Kenapa 3T tersebut walaupun mungkin secara ekonomi tidak memadai, tapi kita harus ada akses internet, minimal satu daerah satu BTS, karena memang negeri harus hadir di sana, dalam mana pun mereka ada di Indonesia, maka negara harus memfasilitasi, minimal satu desa satu BTS, ” papar Ramli.

Rencana fokus pembangunan infrastruktur digital dan penyediaan layanan internet tersebut telah sesuai dengan lima langkah percepatan transformasi digital yang sudah dicanangkan Presiden Joko Widodo.

Baca juga:   Investasi Infrastruktur Di Daerah, Bukan Sekedar Cari Untung?

Selain itu, Kementerian Kominfo juga sudah mempersiapkan roadmap transformasi digital pada berbagai sektor, termasuk penyiaran, melalaikan UU Cipta Kerja, yang patuh Ramli menjadi tonggak sejarah pertama karena dapat mengatasi kebuntuan regulasi yang selama ini ada.

Sejalan dengan UU Membuat Kerja juga, siaran analog mau diberhentikan pada 2 November 2022, dan beralih ke digital atau Analog Switch Off (ASO). Untuk percepatan transformasi digital, Kementerian Kominfo selalu telah melalkukan percepatan integrasi sentral data nasional, penyiapan SDM & talenta digital, juga terkait regulasi skema pendanaan dan pembiayaan.